Skip to content


Obrolan ringan : Petir di Senja Hari

Rabu, 18 Nopember 2015, usai sholat Mahrib, perut terasa mulai lapar. Maklum saat itu usai mengajar mata kuliah untuk kelas Magister Teknik Elektro. Kami bertiga, saya, mas Iwan dan mas Bondan mencari warung makan untuk mengisi perut yang sudah terasa keroncongan.

Di sela menikmati hidangan makan, kami bertiga ngobrol tentang petir. Kok petir temanya ? Ini kan sudah mulai bulan Nopember. Tentu banyak petir menyertai musim hujan… (lanjut besok ahh nulisnya )

Share on Facebook
Be Sociable, Share!

Posted in Kisah Hidup.

Tagged with .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Comments links could be nofollow free.



Skip to toolbar