Skip to content


Tulisan dan Gaya Bahasa Mahasiswa

Seorang dosen menuliskan ‘kegalauannya’ tentang tulisan tangan mahasiswa saat ini. Begini tulisan dalam statusnya :

Tulisan tangan anak-anak (termasuk mahasiswa) sekarang kok sepertinya tambah jelek ya? Indikatornya, semakin ke sini saya perlu waktu lebih lama utk memeriksa jawaban ujian mhs, salah satu penyebabnya saya perlu waktu lebih panjang utk memahami jawaban yg ditulis dengan tulisan yang ruwet.
Jaman saya SD dulu masih ada pelajaran menulis halus. Sepertinya pelajaran itu sudah lama ditinggalkan ya? Padahal itu latihan olah rasa yg baik — termasuk dlm hal tulis-menulis…

Saya juga merasakan demikian, sebagaimana yang dialami dosen tersebut. Saat mengoreksi lembar-lembar hasil UTS dan UAS, tak sedikit dari tulisan mahasiswa yang tidak bisa dibaca dengan jelas. Bagi saya, saat mengoreksi ujian, tulisan tersebut minimal bisa dibaca sudah cukup. Namun, masih banyak yang tulisanya tidak bisa dibaca. Banyak yang menduga, hal itu disebabkan karena kebiasaan sekarang menulis sudah tergantikan dengan menggunakan keyboard. Sehingga tulisan tangan tidak lagi diperhatikan.

Demikian juga saya mengalami, mendapat email dari seorang mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi negeri seperti ini :

asslm,,saya mahasiswa buk yyy dr univ xxxxxxxx pak,,,gene pak, saya melakukan penelitian ttg purifikasi minyak trafo, yg saya teliti dsni ttg tegangan tembus minyak tsb sebelum dan sesudah difurifikasi dgn suhu yang difariasikan..saya mw tanya pak,,kira2 parameter apa sja y pak yg diketahui untuk menghitung tegangan tembus minyak tersebut agar ada kaitannya dg suhu??mohon bantuannya y pak..maaf merepotkan dan
maksih sebelumnya,, ^_^

Saya melihat email seperti ini tidak sopan, karena tidak ada subyek pada judulnya, tidak ditujukan kepada siapa (meskipun maksudnya kepada saya), tidak memperkenalkan dirinya, langsung mengajukan pertanyaan.

Demikian juga gaya bahasa yang digunakan, tidak lagi mengenal siapa yang akan diajak bicara, seolah sesama antar teman saja. Ini dampak dari pemakaian bahasa ‘gaul’ atau ‘prokem’.

Namun demikian tetap saya balas sepeti berikut ini :

Dear
Ixxxx Mxxxxx
di Teknik Xyyyyyy Univ. Xcccccc

Salam

Dari penjelasan singkat tersebut, dapat saya ketahui kalau yang diteliti minyak trafo.
Parameternya Vb (tegangan breakdown) sebelum dan sesudah dipurifikasi.
Variasinya adalah suhu.
Sehingga grafik yang diperoleh berupa :
1. Tegangan tembus vs temperature sebelum dipurifikasi
2. Tegangan tembus vs temperature setelah dipurifikasi
Parameter lain yang bisa diteliti dari minyak trafo adalah :
1. Tan Delta pada frek 50 Hz dengan variasi suhu dan tegangan.
2. Partial Discharge
3. Viskositas
Namun saran saya, pertimbangkan juga apakah alat untuk menguji dan mengukurnya tersedia ?
Sehingga tidak menyulitkan anda dalam meneliti nantinya.
Salam,
abdul SYAKUR
NB:
1. Belajarlah menulis email dengan baik dan sopan, sebagaimana anda menulis surat.
2. Saya sertakan alamat web untuk search makalah-makalah tentang Vb minyak.

Sudah seharusnya tulisan dan gaya bahasa juga diperhatikan, jika sulit diperbaiki saat ini, ada baiknya sudah diajarkan sejak dini, sejak pendidikan di SD, SMP, SMA. Sehingga mengerti sopan santun dalam berbahasa dan berkomunikasi.

Share on Facebook
Be Sociable, Share!

Posted in Opini.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Comments links could be nofollow free.



Skip to toolbar