Skip to content


Nitrogen Monoxide untuk Terapi Kesehatan

Hasil diskusi hari ini dengan para mahasiswa peserta mata kuliah Plasma Tegangan Tinggi cukup menarik. Berdasarkan referensi dari Jurnal diperoleh informasi bahwa NO (Nitrogen Monoxide = 46.68%N dan 53.32 %O) dapat digunakan untuk terapi kesehatan yaitu untuk mengatasi penderita sesak nafas akut. Wow, tapi harus dengan konsentrasi tertentu.

Abdul Syakur, ST. MT. selaku dosen pengampu mata kuliah Plasma Tegangan Tinggi bersama para mahasiswa sedang mendiskusikan bagaimana NO ini bisa diproduksi dengan menggunakan tegangan tinggi. Materi yang sedang dibahas adalah bagaimana menghasilkan NO dengan memanfaatkan teknologi Non Plasma Thermal (NPT). Variasi elektroda yang digunakan dan variasi jarak antar elektroda menjadi bagian penting untuk menghasilkan konsentrasi NO, termasuk pengaruh seberapa besar tegangan dan jenis tegangan tinggi yang digunakan.

Diskusi dilanjutkan dengan reduksi gas-gas yang dihasilkan oleh mesin diesel ( Diesel Engin ) dengan memanfaatkan NPT dan Karbon Aktif. Berdasarkan jurnal yang dijadikan rujukan, disebutkan bahwa gas buang mesin diesel menghasilkan NO dan NO2 yang cukup tinggi. Ketika gas buang tersebut dilewatkan melalui ruang reaktor NPT, jumlah NO2 semakin meningkat, sedangkan NO menurun. Sementara pada saat gas-gas buang dilewatkan melalui ruang Karbon Aktif, justru NO meningkat dan NO2 menurun drastis. Terakhir, pada saat gas buang tersebut, dilewatkan melalui ruang reaktor NPT dan ruang Karbon Aktif, menunjukkan konstrasi NO2 dan NO durun hingga tinggal 1 ppm dari jumlah semula mencapai 100 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa reaktor NPT dan Karbon Aktif berhasil mereduksi gas-gas NO dan NO2.

Kalau dikaitkan pembahasan satu dengan pembahasan berikutnya, bahwa gas NO bisa diperoleh dari hasil pembakaran mesin diesel. Dengan menggunakan Karbon Aktif akan diperoleh NO yang lebih banyak daripada NO2. Selanjutnya NO yang diperoleh harus dipisahkan dari gas-gas lain seperti NO2. Gas NO berdasarkan pada pembahasan pertama, berfungsi untuk terapi kesehatan.

Untuk kendaraan yanag menghasilkan gas-gas NOx, dengan menggunakan teknologi NPT dan Karbon Aktif, maka reduksi hingga tinggal 1 ppm artinya gas buang NOx yang dibuang ke udara menjadi sangat sedikit. Sementara jika yang akan diambil hanya gas NO, maka dengan menggunakan Karbon Aktif. Gas NO yang diperoleh dikumpulkan dalam tabung gas, selanjutnya bisa digunakan untuk keperluan terapi kesehatan di lain waktu dan lain tempat.

Mungkinkah begitu ? sebagai bahan tambahan untuk pengayaan bisa membaca artikel Jus Noni Murni Jauhkan Sakit Jantung dan Artikel Hati-hati Penyakit Jantung Mengintai Anda

 

Bukan ahlinya, lagi menduga-duga. Salam, semoga bermanfaat dan mencerahkan.

Menurut Fitria Prabandari, memang NO sekarang banyak yg digunakan untuk preparat anti angina (nyeri dada) atau biasa dikenal sbg sakit jantung (walau tidak semua angina karena sakit jantung). Itu karena fungsinya sebagai vasodilator (pelebar pembuluh darah) akibat otot-otot polos pembuluh darah yang relaksasi, sehingga aliran darah kembali lancar. Namun, untuk proses pembuatannya saya masih kurang tahu, dengan ekstraksi sperti apa. Mungkin jurnal di bawah dapat sedikit menjelaskan peran NO bagi kesehatan.

http://www.idai.or.id/saripediatri/pdfile/2-2-8.pdf

kalau terapi dengan inhalasi setau saya blm ada. Sediaan yg ada dlm bntuk oral atau sublingual (di bawah lidah). Obat inhalasi biasa dipakai untuk anestesi, kalau anestesi nitrous oxide (N2O) yang dipakai.

 

 

Share on Facebook
Be Sociable, Share!

Posted in Opini.

Tagged with , , , , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Comments links could be nofollow free.



Skip to toolbar