Skip to content


Sarana Kelistrikan Rusak Disambar Petir

Selama awal musim hujan, sejumlah peralatan listrik yang berada di jaringan distribusi mengalami kerusakan. Salah satu penyebabnya adalah karena terkena sambaran petir di sejumlah lokasi. Apalagi  setelah adanya menara-menara BTS yang menjulang tinggi dan juga adanya Pemancar yang menyebabkan frekuensi sambaran petir dii tersebut meningkat (Suara Merdeka, 05/Mar/2012). Selain kerusakan disebabkan karena sambaran petir, juga akibat tertimpa pohon tumbang pada saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Peristiwa kerusakan peralatan listrik karena disambar petir ini terjadi di PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Kudus (Sumber Suara Merdeka, 29/Nop/2012). Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, meliputi kerusakan pada trafo distribusi, kabel jaringan listrik dan sejumlah kwh meter pelanggan, apalagi harga 1 trafo bisa mencapai 100an juta rupiah. Kejadian kerusakan peralatan listrik PLN akibat sambaran petir pada musim hujan, tidak hanya sekali ini saja terjadi, tetapi juga pernah terjadi di PLN UPJ Wonogiri. (Suara Merdeka 18/Jan/2012)

Kerugian lainnya, dengan adanya kerusakan pada trafo, pelayanan menjadi terganggu dan energi listrik tidak terjual. Padahal untuk pemasangan kembali peralatan listrik tersebut memerlukan waktu, ada yang dalam waktu singkat dapat diperbaiki namun ada juga yang membutuhkan waktu yang lama.

Tindakan Preventif

Untuk mencegah terulangnya kerusakan akibat sambaran petir dan terkena pohon yang tumbang, Abdul Syakur, ST. MT. dosen Teknik Elektro UNDIP menyarankan agar dilakukan usaha-usaha pencegahan antara lain :

1. Memasang proteksi petir eksternal berupa kawat perisai yang sudah mulai lazim dipasang di atas tiang menara dihubungkan antara satu tiang ke tiang berikutnya, agar sambaran petir mengenai kawat perisai tersebut, kemudian kawat perisai diketanahkan. Memeriksa kondisi sistem pengetanahan agar tetap memiliki tahanan tanah yang rendah.

2. Memeriksa kembali kondisi arrester yang terpasang di depan trafo, agar memiliki kendalan tinggi pada saat terjadi sambaran petir.

3. Memotong dan membersihkan pohon-pohon yang berada di sekitar jaringan listrik yang berpotensi menimbulkan gangguan sentuh dan kemungkinan roboh/tumbang.

Tindakan ini harus dilakukan agar gangguan yang berpotensi mengakibatkan kerusakan pada perlatan listrik dapat diminimalisir. Sehingga kerugian bisa ditekan dan pelayanan listrik ke pelanggan tidak terganggu.

Share on Facebook
Be Sociable, Share!

Posted in Berita.

Tagged with , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Comments links could be nofollow free.



Skip to toolbar