Skip to content


MTQ Mahasiswa Nasional XII – Makassar 2011

Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa tingkat Nasional dihelat di Bumi Makassar mulai 10 Juli hingga 15 Juli 2011. Semula acara akan dibuka oleh Mendiknas Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA. Namun karena sesuatu hal, Mendiknas tidak bisa hadir, sehingga acara MTQMN dibuka oleh Dirjen DIKTI Prof. Dr. Ir. Joko Santoso. Acara pembukaan dimeriahkan dengan devile para kafilah MTQ yang datang dari penjuru negeri mulai dari Sabang hingga Merauke, hadir Universitas Syah Kuala Banda Aceh hingga Universitas Cendrawasih – Papua.  Atraksi seni khas daerah Makassar, pembacaan hikayat dan Drum band ikut memeriahkan acara pembukaan.

Universitas Muslim Indonesia (UMI) sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQMN XII mengasramakan seluruh peserta di Asrama Haji Embarkasi Makassar, tepatnya di Asrama Hadi Sudiang. Jarak asrama dengan tempat lomba yang cukup jauh, mengharuskan peserta harus di-transportasi-kan saat berangkat pagi hingga pulang disenja hari. Dengan jumlah peserta mencapai 1000-an lebih, jika bis yang disediakan panitia tidak memadai tentu akan menghambat keberangkatan dan kepulangan peserta MTQ.  Hingga hari ini, proses pengangkutan peserta dari dan ke asrama Haji masih menjadi kendala.

MTQ Mahasiswa tingkat Nasional XII ini dengan 11 cabang lomba yang dipertandingkan, meliputi :

1. Musabaqah Tilawatil Quran ( Putra dan Putri )

2. Musabaqah Hifdzil Quran 1 Juz  ( Putra dan Putri )

3. Musabaqah Hifdzil Quran 2 Juz  ( Putra dan Putri )

4. Musabaqah Khoththil Quran ( Putra dan Putri )

5. Musabaqah Fahmil Quran ( 1 group Putra, Putri )

6. Musabaqah Syarhil Quran ( 1 group Putra, Putri )

7. Musabaqah Tartil Quran ( Putra dan Putri )

8. Musabaqah Debat Bahasa Inggris ( 1 group Putra, Putri )

9. Musabaqah Debat Bahasa Arab ( 1 group Putra, Putri )

10. Musabaqah Qiroat Sab’ah ( 1 group Putra, Putri )

11. Musabaqah Karya Tulis ( 1 group Putra, Putri )

Sampai dengan berita ini ditulis, satu cabang lomba yang belum dilaksanakan yaitu Qiroat Sab’ah, baru akan dilaksanakan mulai besok Rabu jam 14.00 WIT.  Sampai dengan hari Selasa, 12 Juli 2011 beberapa kafilah mulai berguguran dibabak penyisihan diantaranya dalam cabang Khat (Kaligrafi), Fahmil Quran ( Cerdas Cermat ) dan Hifdzil Quran.

Hal yang paling menarik diantara sekian cabang yang dilombakan adalah pada cabang Syarhil Quran. Perlu diketahui bahwa Musabaqah Syarhil Quran dalam satu kelompok terdiri dari tiga orang, satu sebagai tilawah yang melantunkan Al Quran, satunya sebagai pelantun terjemahan dan satunya bertugas sebagai penceramah. Saya terkesima dan terkagum pada salah satu peserta syarhil quran saat membawakan materi tentang larangan berzinah dengan mengutif ayat : [ Wa La Taqrobuz Zina dst….], mulai dari pembukaan salam hingga akhir salam, peserta yang satu ini mirip sekali dalam meniru gaya dan kata, aksen dan logat, dai kondang yang baru saja wafat yaitu (Alm) KH Zainuddin MZ. Tepuk tangan dan simpati para hadirin juga diberikan pada peserta ini. Saya pun mengakui, bahwa apa yang telah dilakukan oleh (Alm) KH Zainuddin MZ, telah menginspirasi beberapa peserta Syarhil Quran, ini saya ketahui setelah salah satu hadirin mengatakan bahwa sebagain besar peserta meniru gaya khas dari “Dai Sejuta Umat”.

Pada kegiatan MTQ Mahasiswa Nasional XII ini, UNDIP mengirimkan 11 mahasiswa, 2 Official dan 1 pendamping.

1. Ilyas Fajar; cabang Hifdzil Quran 2 Juz ( putra )

2. Arifah; cabang Hifdzil Qran 2 Juz ( putri )

3. Ahmad Ghoni; cabang Hifdzil Quran 1 Juz ( putra )

4. Layla; cabang Hifdzil Quran 1 Juz ( putri )

5. Putri Khusnul; cabang Tilawah Quran ( putri )

6. Nailal; cabang Khot ( putra )

7. Zainal, 8. Imaduddin, 9. Surya ; cabang Fahmil Quran

10. Bahtiar, 11. Mirza Hayati; cabang Karya Ilmiah.

Bertindak sebagai official adalah Ibu Wati ( Kabag Kesma ) dan Ibu Mamik ( Kasubag Kesma ) dan terakhir saya bertugas mendampingi mahasiswa, sekaligus mengamati seluruh kegiatan MTQ Nasional.

 

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, hampir semua cabang lomba bisa diikuti oleh mahasiswa UNDIP dengan kemungkinan prestasi yang bisa diraih, kecuali Musabaqah Debat Bahasa Arab, sehingga persiapan untuk MTQ Mahasiwa Nasional XIII di UI tahun 2013 harus lebih bisa disiapkan. Seleksi bakat-bakat dan Pembinaan terhadap mahasiswa yang memiliki potensi dalam bidang MTQ ini harus dilakukan sejak dini, demikian juga dukungan dana dari Universitas harus disiapkan jika 2013 ingin berjaya di UI.

Sambil menunggu hasil seleksi pada babak penyisihan, para mahasiswa yang sudah tampil membantu teman yang lain yang belum berlaga. Hari rabu besok, kafilah UNDIP tinggal satu cabang yang belum diikuti yaitu Hifdzil Quran 2 Juz. Semangat hingga akhir Muzabaqah…

 

Asrama Haji Sudiang, 12 Juli 2011

abdul SYAKUR

 

 

Share on Facebook
Be Sociable, Share!

Posted in Berita.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Comments links could be nofollow free.



Skip to toolbar