Skip to content


Ketika Petir Menyambar Tower BTS

Sumber tulisan : Didiet (http://cingciripit.wordpress.com/2008/04/10/ketika-petir-menyambar-tower-bts/)

Tulisan ini sebenarnya adalah email kiriman dari seorang teman yang bekerja di sebuah operator telepon seluler di Bandung. Beberapa perubahan dan penghilangan pada kata dan kalimat sengaja dilakukan menjaga kerahasiaan operator, lokasi kejadian dan warga penggugat.

bts-towerSekitar bulan lalu, salah satu tower BTS sebuah operator telepon seluler di Bandung terkena sambaran petir. Alarm yang muncul di OMC sudah dapat teratasi dengan correctivenes dari team network. Yang menjadi bulan-bulanan sampai detik ini adalah, adanya masalah community complain, yang mengklaim bahwa petir yang menyambar tower BTS tersebut mengakibatkan beberapa peralatan elektronik milik warga rusak. Setelah melalui pembicaraan yang berkepanjangan dengan warga, akhirnya disepakati, akan diadakan investigasi serius untuk masalah ini. Yang memperkuat klaim ini adalah adanya seorang warga yang menjadi saksi saat itu, melihat petir berturut-turut merambat ke seluruh rumah warga. Sejak saat itu, peralatan elektronik milik warga banyak yang rusak.

Untuk menangani hal ini, sebuah tim dari operator tersebut bekerja untuk menginvestigasi penyebab kerusakan. Anehnya, tempat tinggal warga yang juga site keeper BTS ini, tidak mengalami kerusakan apapun pada peralatan elektroniknya, bahkan, site keeper ini jadi tujuan kemarahan warga saat itu.

Setelah sepakat, warga dan tim dari operator setuju untuk mendatangkan tim teknisi untuk memeriksa peralatan yang rusak. Saat itu juga, warga membuat daftar peralatan siapa saja yang rusak, dan teknisi tersebut memang membenarkan kerusakannya. Namun, sayangnya, teknisi ini tidak dapat memberi kepastian, apakah alat-alat ini rusak karena efek petir atau memang sudah rusak sebelumnya.

Saat dimeetingkan pada hari Selasa, 8 april 2008 yang lalu, kami sangat kaget dengan list yang di serahkan warga. Terdapat 20 orang yang mengklaim peralatan elektroniknya rusak, seperti radio, TV, charger HP, lampu, bahkan hingga dispenser ada pada list tersebut. Sampai, ada klaim dari seorang warga yang kakinya terluka gara-gara petir ini, dan mengklaim sebesar 150ribu untuk perawatannya. Juga sebuah salon yang mengklaim seluruh peralatannya rusak karena petir ini.

Dari pihak operator, sangat mungkin untuk mengganti semua klaim, namun, yang harus divalidkan adalah kebenaran penyebabnya. Sampai hari ini pun solusi masih belum selesai. Operator memutuskan untuk membawa pihak asuransi internal untuk menginvestigasi hal ini bersama-sama dengan perwakilan warga.

petir-btsSebenarnya, permasalahan BTS kena petir itu sudah biasa, karena faktor cuaca yang memungkinkan terjadinya banyak petir dan bukankah petir selalu mencari jalan untuk menyentuh permukaan bumi ?. Yang tidak biasanya adalah ketika petir menyambar tower BTS kemudian menyebabkan kerusakan peralatan elektronik di rumah-rumah warga sekitar BTS. Apa ada yang bisa membuat analisa kejadian seperti ini ?

***

Jika gugatan warga ini akhirnya dipenuhi oleh pihak operator, nampaknya warga-warga di atas tadi layak mendapatkan Stella Award, sebuah penghargaan untuk gugatan terkonyol, terutama untuk warga yang menggugat klaim biaya perawatan kakinya :lol: Sayang, Stella Award ini hanya berlaku untuk gugatan hukum di Amerika Serikat saja. Barangkali ada yang ingin membuat list gugatan terkonyol di Indonesia, bisa dimulai dengan gugatan di atas tadi (atau sudah ada ya list-nya ?).

~Gundala Putra Petir~

Share on Facebook
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Posted in Berita.

Tagged with , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Comments links could be nofollow free.


Improve the web with Nofollow Reciprocity.