Skip to content


Diskusi tentang Petir

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya awal bulan Agustus 2009, saya diskusi dengan Pak T. Haryono tentang Petir dan proteksinya. Beliau ini dosen Teknik Elektro UGM yang sedang menyelesaikan program Doktor, dengan risetnya mengenai aplikasi Arrester untuk jaringan distribusi.

Bagi mahasiswa Teknik Elektro UGM, tentu sudah tidak asing lagi, bahkan perlu dipertanyakan kalau sampai tidak tahu siapa pak T. Haryono. Murah senyum dan siap untuk diajak berdiskusi tentang apa saja (everything), tentang masalah pendidikan, masalah kemajuan IPTEK di Indonesia dan masalah-masalah sosial lainnya.

Kali ini, beberapa gagasan beliau menanggapi tulisan saya di blog ini :

1. Tentang pohon kandri yang bisa meniadakan efek petir.
Tentang hal ini, pak T ( begitu beliau bisa disebut ) mengungkapkan ada kemungkinan bahwa pohon kandri ini menyediakan elektron yang berlimpah, sehingga elektron-elektron ini menetralisir muatan petir. Sehingga tidak timbul petir.

2. Tentang indikator bagi Arrester yang sudah rusak.
Hasil diskusi dengan pak T, perlu adanya suatu alat penunjuk (indikator) yang memberitahukan, bahwa kondisi arester sudah rusak atau masih baik.
Parameter yang dideteksi adalah adanya arus bocor yang melalui isolator, yang dibaca oleh amperemeter di sisi yang terhubung dengan ground.
Wah ini gagasan yang menarik, dan belum ada risetnya. ( Hayo siapa yang akan riset…untuk TA S1 dengan pak T ).

3. Plasma petir yang menghasilkan Nitrasi.
Wah kalau yg ini, diskusi saya dengan Pak Purwanto ( dosen Teknik Mesin – UNIMUS ) yang sedang S2 di UGM.
Bahwa pada saat terjadi petir dan bereaksi dengan O2 menghasilkan Ozon (O3). Sementara di atmosfir kita ini, 72% udara adalah Nitrogen (N2). Pada saat, terjadi petir di awan atau petir yang sampai ke bumi, tentulah petir ini akan mengenergize Nitrogen di udara.
Apa yang terjadi, ketika plasma petir bereaksi dengan N2 ?
Apakah terbentuk asam-asam amino atau semacam Nitrasi ?
( sementara saya sendiri masih termangu-mangu dengan asam amino dan nitrasi ini…)
Hanya seingat saya dulu pada waktu pelajaran Biologi SMA, bahwa asal mula adanya kehidupan di bumi ini karena tersedianya zat-zat protein ( apakah asam amino itu..?)

Bisa jadi, reaksi O2 dan N2 yang terjadi karena adanya sejumlah energi besar dari petir berupa muatan listrik di udara, menghasilkan senyawa-senyawa yang bermanfaat bagi tanah di bumi. Apalagi reaksi itu terjadi dalam kondisi [ energi besar sbg plasma petir + N2 + O2 + kondisi hujan H2O]…
Tentu ini akan membuat tanah di bawahnya yang terkena hujan yang membawa senyawa-senyawa dari langit ini semkin subur..

Benarkah demikian…?
Informasi dari Al Quran : bahwa kilat itu selain menimbulkan rasa ketakutan, juga menimbulkan harapan.
HARAPAN apa saja yang bisa diperoleh dengan adanya petir ini ? Apakah termasuk yang ini…

Share on Facebook
Be Sociable, Share!

Posted in Berita.

Tagged with , , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Comments links could be nofollow free.



Skip to toolbar