Skip to content


229 proposal PKM Undip didanai Dikti

Kemenristek Dikti memberikan dana bagi mahasiswa Undip untuk melaksanakan kegiatan PKM sejumlah 229 tim PKM. Jumlah ini sedikit menurun dibanding tahun 2015 lalu yaitu 232 tim PKM. Atas pencapaian ini, Undip menempati urutan rangking ke 4 diantara PT lain di Indonesia yang memperoleh pendanaan PKM dari Dikti setelah UGM, ITS dan UB.

Belajar dari pengalaman tahun 2015, Undip akan mengevaluasi semua pelaksanaan kegiatan tahun yang lalu. Berbagai pihak direkrut untuk mendukung pelaksanaan kegiatan PKM agar saat pelaksanaan Monev Dikti, mahasiswa Undip telah berhasil melaksanakan kegiatan PKM sebagaimana yang tertulis dalam proposal PKM.

Pelaksana utama kegiatan PKM tentunya adalah tim mahasiswa PKM dengan seorang dosen pembimbing. Diantara pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam membantu pelaksnaan kegiatan PKM ini adalah pengelola Laboratorium yang terkait dengan materi PKM, Laboratorium terpadu, Laboratorium Kewirausahaan, Unit HAKI/Paten, LPPM dan tentu dukungan administratif dari Minarik BAK. Peran Tim 17  (sekarang Tim 36) serta dari bidang Riset BEM Universitas juga sangat penting dalam membantu pelaksanaan kegiatan PKM agar berjalan dengan lancar. Tim Monev Universitas yang berjumlah 8 dosen juga berperan serta dalam pemantauan (monitoring) dan evaluasi setiap hasil atau capaian yang telah dilakukan tim PKM.

Uraian PKM Undip yang didanai Dikti tahun 2016 adalah sebagai berikut

(Silahkan download pengumuman PKM Lolos didanai Dikti):

1. PKMPE = 76

2. PKMPSH = 6

3. PKMK = 51

4. PKMM =29

5. PKMT = 3

6. PKMKC = 64

Diperlukan kerja sama yang baik dan harmonis semua pihak agar pelaksanaan PKM 2016 ini bisa mencapai target yang diharapkan dan dicita-citakan. Kesungguhan, Keyakinan, Kerja Keras, Kesederhanaan, Gotong-royong saling membantu, semoga dapat mengantarkan mahasiswa Undip memperoleh prestasi yang layak untuk dihargai. Semoga Alloh SWT meridhoi.

Share on Facebook

Posted in Berita, Kemahasiswaan.

Tagged with , .


Pelatihan Penyusunan Proposal PKMGT dan PKMAI bagi Mahasiswa Fakultas Psikologi UNDIP

Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dalam menyusun Proposal PKMGT dan PKMAI, telah dilaksanakan Pelatihan dengan pembicara Dr. Abdul Syakur, ST. MT. pada hari Jumat, 19 Februari 2016 bertempat di Hall Utama Dekanat Fakulast Psikologi.

Proposal PKMGT dan PKMAI yang dibuat harus mengikuti format sesuai dengan Buku Panduan PKM 2015. Syarat-syarat administratif juga harus dipenuhi dan terakhir harus diunggah paling lambat 31 Maret 2016. Proposal PKMGT dan PKMAI yang lolos seleksi akan memperoleh insentif sebesar 3 juta. Khusus untuk PKMGT jika lolos seleksi juga bisa disertakan dalam ajang PIMNAS 2016 yang akan diselenggarakan di IPB (masih dalam konfirmasi).

Kualitas proposal PKMGT dan PKMAI akan semakin baik jika ada pendampingan dan peran serta dari dosen, sehingga ide-ide cemerlang dari para mahasiswa bisa diarahkan, dibimbing, menjadi gagasan dan artikel ilmiah yang kreatif, inovatif dan bermanfaat.

Selamat berkarya, selamat membuat proposal PKMGT dan PKMAI 2016. Semoga sukses.

Share on Facebook

Posted in Berita, Kemahasiswaan.


The 3rd ICITACEE 2016

The 3rd International Conference on Information Technology, Computer and Electrical Engineering (ICITACEE 2016)

ICT Building of Diponegoro University, 5th Floor

October 18 – 20, 2016

The conference entitled “2016, The 3rd International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE 2016)” provides a forum for researchers, academicians, professionals, and students from various engineering fields and with cross-disciplinary working or interested in the development and design of information technology, computer system, and electrical engineering to interact and disseminate the latest issues and researches. It also offers opportunity to enjoy the heritage and the beauty of Semarang.

ICITACEE is an annual conference organized between Electrical Engineering Department and Computer Engineering Department and in 2016 this conference will be organized by Electrical Engineering Department.

The theme of ICITACEE 2016 is “Green Technology Strengthening in Information Technology, Electrical and Computer Engineering Implementation”. The conference covers the topics but not limited to information technology, information systems, power systems, signal processing, electronics, micro-electronics, biomedical engineering, and communication systems as well as other field that corresponds, such as intellegent systems, intellegent transportation applications, health care applications, and environmental protection. ICITACEE 2016 invites the scholars and encourages the researchers to submit high quality manuscripts and papers to this conference.

The scope of ICITACEE 2016 submission are:

Power Systems

Power Generation, Power Distribution, Power Conversion, Protection Systems, Electric Motor and Drives, Power Electronics, High Voltage, Insulation Technology, Lightning Phenomenon.

Telecommunications and Vehicular Technologies

Network Protocol and Management, Meta Material, Telecommunication System, Wireless and Mobile Communication, Sensor Networks, Sensor Fusion, Power Efficient Telecommunication Systems, Wireless Ad-hoc and Sensor Networks, Cognitive Radio, Cooperative Communications, Radio Resource Management and Optimization, Vehicular Communication Systems, Information Theory and Coding Systems, Machine-to-Machine (M2M) Communications.

Control and Circuits

Digital Signal Processing Algorithm, Biomedical Engineering, Control Systems, Robot and Mobile Robot, Speech & Audio Processing, Image Processing, Embedded System, Microelectronics

Information and Computer Technologies

Software Engineering, Data Mining, Multimedia Technology, Mobile Computing, Parallel Computing, Artificial Intelligence, Visualization and Computer Graphic, Computer Vision, Augmented/Virtual Reality, Conceptual models of information systems, Data warehousing, Data Mining for Business Intelligence, Database Management, Information systems governance.

Green Applications and Interdisciplinary Topic

Green Applications in Transportation, Smart Building, Smart House, Smart Campus, and Smart City, Biomedical Image Processing, Biomedical Instrumentation.

IndexingThree ISBN publications will be produced with all the accepted and presented papers. Accepted and presented papers will be submitted for uploading to the IEEE Xplore digital library.

Share on Facebook

Posted in Berita.

Tagged with , .


Obrolan ringan : Petir di Senja Hari

Rabu, 18 Nopember 2015, usai sholat Mahrib, perut terasa mulai lapar. Maklum saat itu usai mengajar mata kuliah untuk kelas Magister Teknik Elektro. Kami bertiga, saya, mas Iwan dan mas Bondan mencari warung makan untuk mengisi perut yang sudah terasa keroncongan.

Di sela menikmati hidangan makan, kami bertiga ngobrol tentang petir. Kok petir temanya ? Ini kan sudah mulai bulan Nopember. Tentu banyak petir menyertai musim hujan… (lanjut besok ahh nulisnya )

Share on Facebook

Posted in Kisah Hidup.

Tagged with .


Kegiatan Pertama Setelah Lulus S3

Kegiatan-kegiatan pertama setelah usai Ujian Terbuka :

1. Pertama mengunjungi tempat bermain anak : Taman Pelangi

2. Pertama mengunjungi kolam renang : Kids Fun

3. Pertama menjadi pembicara PKM : TOT Dosen Pembimbing PKM Polines, 1 Sept.

4. Pertama menjadi pembicara PKM untuk Mhs : PIE HME Elektro.

5. Pertama menjadi pembicara Pelatihan : Konservasi Energi Listrik, Kemendag.

6. Pertama RKJ : Pemilihan calon Kajur Sekjur

7. Pertama mendampingi tim PKM Pimnas : Pembekalan Tim PKM Pimnas Polines

8. Pertama menjabat : Menjadi Dosen Wali Mahasiswa S2 Elektro

9. Pertama kali mengajar : Mata kuliah Metodologi Penelitian S2

10. Pertama kali Seminar TA : Swastika dan Sehlvi

11. Pertama kali ke Perpu Pusat UGM : Tanda tangan dan stempel Bebas Unggah Mandiri

 

 

Share on Facebook

Posted in Berita.


Konservasi Energi Listrik

Apakah energi listrik yang anda konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari sudah hemat ataukah masih mengalami pemborosan ? Secara tidak sadar, ternyata banyak diantara para pengguna energi listrik ini, telah membiarkan adanya ‘Electrical Ghost’ atau Hantu Listrik di rumah mungkin juga di kantor. Contoh paling mudah bisa dijumpai, saat kondisi TV dimatikan tapi dalam kondisi standby.

Penggunaan AC yang tidak sesuai dengan kondisi ruangan juga memicu pemborosan pemakaian energi, dan masih banyak contoh-contoh tindakan atau perilaku yang tidak disadari, ternyata menjadikan penggunaan energi listrik sangat tinggi, namun tidak sesuai kegunaannya.

Oleh karena itu sangat penting untuk dilakukan tindakan evaluasi penggunaan energi listrik melalui tindakan Audit Energi Listrik.

(bersambung)

Share on Facebook

Posted in Berita, Opini.

Tagged with , , .


Saatnya gunakan Isolator Berbahan Resin Epoksi

Listrik yang sehari-hari kita gunakan, berasal dari sumber pembangkit listrik yang letaknya jauh dari pusat-pusat beban. Oleh karena itu, listrik yang telah dibangkitkan ini lalu dikirim melalui saluran transmisi dan jaringan distribusi. Untuk mengurangi rugi-rugi daya selama penyaluran, maka tegangan listrik dinaikkan hingga beberapa ribu volt. Sebagai konsekuensinya, diperlukan isolator dengan kualitas isolasi yang sangat baik untuk mencegah terjadinya kebocoran arus dan kemungkinan terjadinya flashover karena medan yang sangat tinggi.

Isolator memainkan peranan yang sangat penting dalam sistem ketenagalistrikan, karena dia menjamin keandalan penyaluran energi listrik dari pusat pembangkit hingga sampai ke konsumen. Jika terjadi kerusakan pada isolator, maka dapat mengakibatkan kegagalan dalam mengisolasi konduktor bertegangan dan akan menyebabkan sistem padam (trip).

Saat ini telah dikembangkan bahan polimer Resin Epoksi sebagai bahan pembuat isolator tegangan tinggi, untuk mengganti isolator berbahan keramik, porselen dan kaca. Tertarik untuk mengembangkan dan meneliti kemungkinan bahan Resin Epoksi digunakan sebagai bahan pembuat isolator tegangan tinggi, Abdul Syakur meneliti komposisi bahan pengisi silicon rubber dan silika yang tepat untuk ditambahkan pada bahan Resin Epoksi. Setelah selesai melakukan penelitian untuk disertasi, bertempat di Gedung Fakultas Teknik UGM, Sabtu, 22 Agustus 2015 dilangsungkan Ujian Terbuka Promosi Doktor yang dipimpin oleh Ketua Penguji Ir. Subaryono, MA., Ph.D. Promovendus Abdul Syakur diberi kesempatan untuk menyampaikan hasil penelitian disertasi selama 10 menit di hadapan tim Penguji mengenai degradasi permukaan pada bahan Resin Epoksi. Screenshot_2015-08-24-13-30-46[1]

Disertasi dengan judul Analisis Degradasi Permukaan Bahan Resin Epoksi Berbahan Pengisi Campuran Silicon Rubber dan Silica akibat Electrical Tracking dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Hamzah Berahim MT, Ko-promotor Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D dan Ko-promotor Prof. Ir. Rochmadi, SU., Ph.D secara khusus meneliti degradasi permukaan bahan resin epoksi disebabkan oleh Penuaan Listrik (electrical aging) yaitu dengan menggunakan metode Uji Inclined Plane Tracking mengacu Standard IEC 587:1986. Parameter yang diamati adalah nilai tahanan permukaan sebelum dan sesudah bahan resin epoksi ini mengalami penuaan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa komposisi bahan pengisi campuran silicon rubber dan silika dengan kode RTV23 merupakan komposisi yang tepat untuk diusulkan sebagai bahan pembuat isolator tegangan tinggi. Mengacu pada hasil penelitian yang telah dilakukan Arif Jaya (2013), menunjukkan bahwa bahan Resin Epoksi dengan kode sampel uji RTV23 memiliki unjuk kerja yang optimal di bawah kondisi lingkungan tropis. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan isolator dalam rangka menunjang sistem ketenagalistrikan nasional yang handal, sudah saatnya isolator bahan resin epoksi ini bisa diimplementasikan setelah melalui uji dan sertifikasi melalui Badan Standar Nasional.

Ujian terbuka promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Penguji Ir. Subaryono, MA., Ph.D dengan 3 anggota penguji merangkap sebagai promotor dan ko-promotor; serta 3 penguji internal yaitu Prof. Dr. Ir. T. Haryono, M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Sasongko Pramono Hadi, DEA serta Dr.Eng. Suharyanto, ST., M.Eng. Setelah dilangsungkan tanya jawab serta mendengarkan penjelasan dan uraian hasil penelitian, maka Tim Penguji memutuskan bahwa promovendus Abdul Syakur dinyatakan LULUS Program Doktor dengan predikat MEMUASKAN. Atas pencapaian prestasi tersebut, Tim Promotor diwakili oleh Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D memberikan ucapan selamat, dan memberikan pesan bahwa kekayaan seorang ilmuwan adalah pada ilmunya, oleh karena tidak boleh pelit dalam menyampaikan ilmu dan tidak boleh memperjualbelikan ilmu. Pesan yang sangat dalam dan bermakna ditengah kondisi kapitalis dan sekuler, dimana semua hasil kerja dinilai dengan uang dan benda.

Atas pencapaian ini, Abdul Syakur dengan rasa haru mengucapkan terima kasih kepada Tim Promotor, Tim Penguji dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga selesainya tugas belajar S3 di Teknik Elektro, Program Pascasarjana Fakultas Teknik UGM. (ASy)

Berita yang sama :

1. Abdul Syakur, Raih Doktor Usai Teliti Resin Epoksi

2. Raih Doktor Usai Teliti Resin Epoksi

3. Ujian Terbuka Promosi Doktor Abdul Syakur

Share on Facebook

Posted in Berita, Opini.

Tagged with , , .


Riset bidang Electrical Discharge

Electrical Discharge diterjemahkan secara bebas kurang lebih artinya pelepasan muatan listrik atau peluahan muatan listrik.

Riset terkait dengan electrical discharge misalnya :

1. Partial Discharge pada bahan isolasi (Kabel, Minyak, Isolasi pada Trafo dll), termasuk internal discharge.

2. Surface Discharge pada permukaan bahan isolasi polimer silicon rubber, resin epoksi dan isolator keramik.

3.

Share on Facebook

Posted in Berita.


Optimalisasi Pengelolaan Energi

Bagaimana mengelola energi untuk menjamin ketahanan energi bagi bangsa Indonesia ? Topik ini tidak pernah habis untuk didiskusikan, dibahas, dirumuskan dalam rangka menjamin pasokan energi di Indonesia yang memadai. Abdul Syakur, ST. MT. mahasiswa S3 Teknik Elektro UGM, juga sebagai dosen Teknik Elektro Undip saat menghadiri Seminar Nasional Optimalisasi Pengelolaan Energi menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi pengelolaan energi saat ini.

Dalam seminar nasional yang membahas mengenai optimalisasi pengelolaan energi, mestinya tidak hanya dilihat dari sisi produksi energi saja / dari sisi produksi (Supply Side Management = SSM) tapi juga harus dilihat dari sisi penggunaan (Demand Side Management = DSM). Semua pembicara menyampaikan optimalisasi pengelolaan energi dari sisi produksi. Padahal mengelola energi juga bisa dari sisi pengguna (user) dimana pada saat ini, konsumsi energi mengalami peningkatan secara deret ukur, sementara pasokan energi listrik bertambah secara deret hitung, tentu ini akan mengalami krisis pada waktunya. karena pertumbuhan beban sangat tinggi, tidak diimbangi dengan petumbuhan penyediaan listrik.

Oleh karena itu, tidak hanya di sisi penyediaan listrik saja yang harus dikejar untuk segera menambah pasokan energi, namun secara paralel di sisi konsumen juga harus dilakukan langkah-langkah penghematan atau Konservasi Energi.

Penghematan energi listrik bukan berarti mengurangi penggunaan energi listrik yang menyebabkan fungsi utama kerja dan produksi menjadi menurun. Namun mengurangi pemakaian energi listrik, untuk hal-hal yang tidak perlu dan bersifat membuang-buang energi listrik. Banyak fenomena dijumpai dewasa ini mengenai sifat tidak hemat atau boros dalam menggunakan energi listrik. Contoh paling mudah adalah penggunaan pengkondisi udara (air conditioner) untuk medapatkan ruangan menjadi dingin, padahal penghuni ruangan tidak ada di tempat, atau mendinginkan ruangan, tapi si pengguna ruangan mengguna jaket pelindung suhu dingin. Ini salah satu tindakan pemborosan.

Contoh-contoh tindakan tidak hemat listrik atau  boros masih sangat banyak, namun persentase paling besar pemborosan energi listrik terutama dari penggunaan AC. Lalu boros dalam penggunaan elemen pemanas seperti setrika listrik, kompor listrik dan alat lain karena penggunaannya tidak diatur dengan tepat. Kondisi TV dan perlatan elektronik lain yang selalu pada posisi standby ON, juga menyerap energi listrik, padahal peralatan tersebut tidak sedang digunakan. Terakhir, tindakan penghematan energi listrik bisa dilakukan dengan mengganti lampu-lampu tidak hemat listrik dengan lampu yang hemat listrik, misalnya lampu jenis LED. Sekarang sudah dikembangkan lampu jenis LED yang menyerap energi listrik sedikit tapi memberikan efek cahaya yang cukup terang.

Mari gunakan energi listrik secara hemat. Pemborosan terhadap pemakaian energi listrik, mempercepat terjadinya Krisis Energi Listrik.

Share on Facebook

Posted in Berita, Opini.


Proteksi Petir pada Saluran Transmisi

Saluran Transmisi Tenaga Listrik merupakan salah satu bagian utama dari Sistem Tenaga Listrik yang memiliki fungsi untuk menyalurkan daya listrik dari pusat pembangkit ke gardu-gardu listrik distribusi. Saluran transmisi membentang di daerah terbuka dengan kemungkinan mendapat gangguan paling tinggi yaitu terkena sambaran petir.

Gangguan sambaran petir yang mengenai saluran transmisi utamanya akan merusak isolator, sehingga fungsinya akan menurun, bahkan bisa terjadi kerusakan tetap.

lightning 5

Share on Facebook

Posted in Opini.




Skip to toolbar